Jambatan Hidup di India




Jambatan ialah infrastruktur yang direka untuk mempermudah perjalanan manusia. Jambatan-jambatan dibangunkan di lokasi di atas sungai, lembah, atau laut yang memisahkannya. Tetapi, di suatu tempat di dunia ini, jambatan-jambatan tersebut adalah hidup dan tumbuh dan dibangunkan oleh arkitek tanpa ijazah yang terhebat dalam sejarah! 


1. Jambatan Akar di India

Di pedalaman India sebelah tenggara, di salah satu lokasi paling lembab di muka bumi, jambatan-jambatan dibuat dengan cara yang sangat aneh dan unik.
Tumbuh dari akar-akar pohon karet, orang-orang Khasis di Cherrapunjee menggunakan batang pohon pinang, membelahnya dan mengeluarkan isinya untuk membuat apa yang disebut "penunjuk akar". Saat dibentangkan dan mencapai sisi pinggir sungai lainnya, mereka mulai menyatukannya dengan akar-akar dari tanah. Dengan berjalannya waktu, jambatan yang kokoh dan hidup mulai terbentuk.


Jambatan-jambatan akar itu antaranya mencapai 30 meter, memerlukan waktu 10 hingga 15 tahun untuk boleh difungsikan sepenuhnya, dan menjadikannya sangat kukuh dan bole menahan beban hingga 50 orang pada satu masa.

Salah satu struktur yang paling unik di Cherrapunjee dikenal dengan sebutan "Umshiang Double-Decker Root Bridge." Terdiri dari dua lapis jambatan, di atas dan dibawahnya.

Oleh kerana jambatan-jambatan ini hidup dan terus tumbuh, membuatnya semakin bertambah kukuh. Beberapa jambatan akar yang tua sudah digunakan tiap hari oleh orang-orang desa di sekitar Cherrapunjee sejak lebih dari 500 tahun yang lalu.


Artikel Terkait